Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Lambar Jajaki CSR BI untuk Tingkatkan Daya Saing Kopi Robusta

Jumat, 17 April 2026 | 17.05 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T17:22:19Z
Bupati Lambar Gandeng BI Kembangkan Kopi Robusta
Bupati Lambar Gandeng BI Kembangkan Kopi Robusta


BERNUS.CO – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini bertujuan menjajaki dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan daya saing kopi robusta dan kakao sebagai komoditas unggulan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Parosil memaparkan potensi besar kopi robusta Lampung Barat yang merupakan salah satu sentra produksi terbesar di Provinsi Lampung. Selain itu, komoditas kakao juga mulai menunjukkan perkembangan positif di sejumlah wilayah seperti Suoh, Bandar Negeri Suoh, dan Batu Brak.

Meski memiliki potensi besar, pengembangan kopi robusta masih menghadapi berbagai kendala. Produktivitas dinilai belum optimal karena banyak tanaman yang sudah berusia tua dan membutuhkan peremajaan. Di sisi lain, pengolahan pascapanen masih terbatas, sehingga sebagian besar kopi dijual dalam bentuk green bean dengan mutu yang belum seragam.

Padahal, peluang pasar kopi robusta Lampung Barat terus meningkat, baik di dalam negeri maupun ekspor ke sejumlah negara di Eropa dan Asia. Untuk itu, pemerintah daerah mendorong hilirisasi melalui pembangunan rumah produksi, pabrik pengolahan, serta penguatan UMKM dan branding kopi lokal.

“Pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program seperti Sekolah Kopi, bantuan sarana pascapanen, hingga pengembangan wisata berbasis kopi,” ujar Parosil.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Barat juga mengusulkan sejumlah program kolaborasi melalui CSR Bank Indonesia. Salah satunya adalah penyelenggaraan Festival Jemur Kopi, yang menampilkan proses penjemuran kopi secara massal sebagai daya tarik utama, dilengkapi pameran UMKM, edukasi kopi, dan atraksi seni budaya.

Lambar Usulkan Festival Kopi ke Bank Indonesia
Lambar Usulkan Festival Kopi ke Bank Indonesia



Festival ini diharapkan mampu memperkuat branding kopi Lampung Barat sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperluas akses pasar bagi petani serta pelaku usaha.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan penataan ulang UMKM binaan Sekolah Kopi melalui penyediaan fasilitas container booth. Rencananya, akan dibangun empat unit dengan estimasi biaya sekitar Rp150 juta per unit guna menciptakan ruang usaha yang lebih representatif dan mendukung eduwisata kopi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Aprilianto, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia menegaskan bahwa pengembangan UMKM dan komoditas unggulan daerah merupakan bagian dari fokus program sosial Bank Indonesia.

Pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap usulan tersebut dan menyesuaikannya dengan program CSR yang tersedia.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Bank Indonesia diharapkan mampu mempercepat pengembangan kopi robusta dan kakao, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM di daerah.(*)
×
Berita Terbaru Update