Rakor tersebut dihadiri jajaran Kepala Perangkat Daerah serta para camat se-Kabupaten Lampung Barat. Dalam pertemuan ini, pemerintah daerah menyoroti capaian kinerja, termasuk realisasi program dan efektivitas pelaksanaan kegiatan di masing-masing instansi.
Dalam arahannya, Pj Bupati menekankan pentingnya kekompakan dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia meminta seluruh jajaran menghilangkan ego sektoral demi mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan.
"Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama untuk mencapai target pembangunan daerah," tegasnya.
Evaluasi juga difokuskan pada tingkat penyerapan anggaran guna memastikan penggunaan anggaran berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah ingin setiap program yang dijalankan memiliki hasil yang terukur dan berkelanjutan.
Selain itu, Pj Bupati menyoroti pentingnya optimalisasi potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata dan pertanian. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.
Ia juga mendorong seluruh pimpinan OPD untuk menghadirkan inovasi dalam setiap program kerja. Menurutnya, program tidak boleh hanya bersifat rutinitas, tetapi harus mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kemajuan daerah.
"Kita harus lebih kreatif dalam menggali peluang untuk kemajuan daerah kita tercinta," tambahnya.
Pelayanan publik turut menjadi perhatian utama dalam rakor tersebut. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
Untuk menjaga akuntabilitas, monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara berkala. Langkah ini dinilai penting guna memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana serta menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Rakor Triwulan I ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kerja sama antarinstansi. Dengan sinergi yang solid, pemerintah optimistis berbagai tantangan pembangunan pada triwulan berikutnya dapat dihadapi dengan lebih efektif.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai kendala teknis di lapangan. Seluruh peserta sepakat meningkatkan kinerja dan kolaborasi demi percepatan pembangunan di Kabupaten Lampung Barat.
