Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

Rabu, 11 Maret 2026 | 23.27 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-11T16:27:20Z
Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

BERNUS.CO
- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Koordinasi Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 di Aula Kagungan Setdakab, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Hikami, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Forum Anak, serta petugas SPPG MBG.

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda, Forum Anak, dan pihak terkait sebagai bentuk keseriusan bersama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan bahwa Pra-Musrenbang Tematik Stunting merupakan bagian penting dari pelaksanaan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting, sekaligus wujud komitmen bersama seluruh pihak dalam menangani permasalahan tersebut secara komprehensif, terpadu, dan berkelanjutan.

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat selama beberapa tahun terakhir telah melaksanakan berbagai upaya percepatan penurunan stunting secara berkesinambungan dan terintegrasi.

Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang masih menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas nasional dengan target prevalensi stunting sebesar 14,2 persen pada tahun 2029.

Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menargetkan prevalensi stunting dapat ditekan hingga 15,43 persen pada tahun 2029.

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

Namun demikian, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2024, prevalensi stunting di Lampung Barat masih tergolong tinggi, yakni sebesar 20,5 persen. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama melalui kebijakan yang tepat serta langkah strategis yang terarah.

“Karena itu, komitmen, kerja sama, serta sinergitas seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Barat,” ujar Mad Hasnurin.

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

Ia menjelaskan, upaya percepatan penurunan stunting di daerah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat pekon, kecamatan, hingga kabupaten dengan melibatkan berbagai sektor terkait.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik dan permasalahan yang berbeda, sehingga diperlukan pendekatan penanganan yang lebih spesifik sesuai kondisi masing-masing daerah.

Oleh karena itu, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun pekon diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan, kendala, serta potensi yang ada berdasarkan data yang dimiliki.

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026, Perkuat Komitmen Penurunan Kasus

Dengan demikian, langkah-langkah strategis yang diambil dapat lebih tepat sasaran dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Lampung Barat, Eric Enrico, menjelaskan bahwa Pra-Musrenbang Tematik Penanggulangan Stunting bertujuan untuk memperkuat proses perencanaan program percepatan penurunan stunting di daerah.

“Melalui kegiatan ini dilakukan evaluasi kinerja perangkat daerah dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting berdasarkan analisis situasi, sekaligus merumuskan usulan program dan kegiatan intervensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting,” pungkasnya. (*)
×
Berita Terbaru Update