Bangka Belitung, Bernus.co - Polda Bangka Belitung memastikan personel tetap disiagakan untuk mengawal dan mengamankan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, meskipun Operasi Ketupat Menumbing 2026 telah resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026).
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso, dalam keterangan resminya di Mapolda, Kamis (26/3/2026).
“Operasi Ketupat Menumbing 2026 memang telah berakhir pada Rabu (25/3) pukul 00.00 WIB. Namun, kami pastikan personel tetap siaga untuk menjamin seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri, termasuk arus balik, berjalan aman dan lancar,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, pengamanan lanjutan akan dilakukan melalui skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang berlangsung pada 26 hingga 29 Maret 2026.
“Berdasarkan instruksi Kapolri yang ditindaklanjuti di tingkat Polda, pengamanan diperpanjang selama empat hari ke depan melalui skema KRYD yang dimulai hari ini,” jelasnya.
Menurut Agus, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan para pemudik tetap terlayani dan terlindungi hingga arus balik selesai.
Ia juga memastikan bahwa situasi keamanan selama periode H-7 hingga H+5 Lebaran berjalan aman dan kondusif.
“Secara umum situasi kamtibmas di Bangka Belitung aman dan terkendali. Hal ini tidak lepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya pemudik, menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti pos pengamanan, pos pelayanan, serta layanan Call Center 110.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Silakan manfaatkan layanan kepolisian yang telah disiapkan di berbagai titik, termasuk menghubungi Call Center 110 jika membutuhkan bantuan,” tegasnya.
Selain pengamanan arus balik, Polda Babel juga mengintensifkan patroli rutin guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pascalebaran.
“Polisi akan terus hadir dan mendampingi setiap aktivitas masyarakat guna memastikan keamanan dan kenyamanan, khususnya di wilayah Bangka Belitung,” pungkas Agus..(MR)