Notification

×

Iklan

Iklan

Menteri PKP Bawa Program Cicilan Rumah Subsidi 40 Tahun ke Lampung Selatan

Kamis, 07 Mei 2026 | 21.51 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-07T14:51:13Z


BERNUS.CO – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, membawa kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan melalui sosialisasi skema baru cicilan rumah subsidi dengan tenor hingga 40 tahun. Kebijakan ini diharapkan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih mudah memiliki hunian layak dengan angsuran yang lebih ringan.

Program cicilan rumah subsidi 40 tahun tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengatasi backlog perumahan yang masih tinggi di berbagai daerah. Dengan tenor yang lebih panjang, beban cicilan bulanan masyarakat dinilai menjadi lebih terjangkau, khususnya bagi keluarga muda dan pekerja yang baru memulai karier.

“Kami ingin memastikan bahwa rakyat kecil bisa punya rumah dengan angsuran yang tidak memberatkan dapur mereka,” ujar Maruarar Sirait saat melakukan kunjungan dan sosialisasi di Lampung Selatan.

Menteri PKP menegaskan pemerintah berkomitmen memperluas akses kepemilikan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat. Lampung Selatan dipilih sebagai salah satu lokasi sosialisasi karena pertumbuhan wilayahnya cukup pesat serta tingginya kebutuhan hunian masyarakat.

Menurutnya, skema KPR terbaru 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat terhadap sektor properti sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selama ini, tenor KPR rumah subsidi umumnya hanya berkisar antara 15 hingga 20 tahun.

Melalui kebijakan baru tersebut, masyarakat kini memiliki opsi cicilan yang lebih fleksibel. Skema tenor panjang ini juga disebut telah melalui pembahasan bersama pihak perbankan agar tetap berjalan sehat dan berkelanjutan.

Selain memberikan kemudahan dalam tenor cicilan, pemerintah memastikan kualitas bangunan rumah subsidi tetap menjadi prioritas utama. Pengawasan terhadap pengembang akan diperketat agar spesifikasi bangunan sesuai standar keamanan dan kenyamanan yang telah ditetapkan.

Pemerintah pusat juga tengah menyiapkan sejumlah insentif tambahan untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah pertama. Beberapa di antaranya meliputi penyederhanaan proses administrasi akad kredit hingga pengurangan beban pajak untuk pembeli rumah subsidi.

Kehadiran Menteri PKP di Lampung Selatan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menilai kebijakan cicilan rumah subsidi 40 tahun menjadi solusi nyata di tengah tingginya harga properti dan kebutuhan ekonomi keluarga.

Dengan angsuran yang lebih ringan, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengatur keuangan tanpa mengorbankan kebutuhan pokok lainnya. Program ini sekaligus menjadi upaya pemerintah dalam memperluas kepemilikan rumah layak huni bagi masyarakat Indonesia.
×
Berita Terbaru Update