Notification

×

Iklan

Iklan

Antrean Panjang Warnai Gerakan Pangan Murah di Kebun Tebu, Bupati Parosil Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil Selama Ramadan

Senin, 09 Maret 2026 | 03.22 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T20:22:42Z
Antrean Panjang Warnai Gerakan Pangan Murah di Kebun Tebu

BERNUS.CO
- Antusiasme warga terlihat sejak pagi saat program Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di SDN 1 Purajaya, Kecamatan Kebun Tebu, Minggu (8/3/2026). Ratusan masyarakat rela mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Program yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat ini turut melibatkan Perum Bulog, Dinas Koperindag, pemerintah kecamatan, serta pemerintah pekon setempat.

Antrean Panjang Warnai Gerakan Pangan Murah di Kebun Tebu

Dalam kegiatan itu, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi. Di antaranya beras sebanyak 1 ton dalam kemasan 5 kilogram yang dapat ditebus seharga Rp58 ribu per karung. Selain itu tersedia minyak goreng sebanyak 1.200 kilogram dengan harga Rp15 ribu per liter, gula pasir 72 kilogram seharga Rp17.500 per kilogram, serta tepung terigu 50 kilogram dengan harga Rp10 ribu per kilogram.

Kehadiran program tersebut disambut baik masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli kebutuhan dapur dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, terutama di momen Ramadan yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan bahan pokok.

Antrean Panjang Warnai Gerakan Pangan Murah di Kebun Tebu

“GPM ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat,” ujar Parosil.

Ia juga memastikan pemerintah daerah siap menambah stok jika terjadi peningkatan permintaan masyarakat.

Menurutnya, apabila kebutuhan pangan meningkat atau terjadi kekurangan stok, pemerintah akan segera menyalurkan tambahan bahan pangan melalui pemerintah kecamatan.

Parosil juga membuka ruang bagi masyarakat yang menginginkan kegiatan serupa di wilayahnya.

“Masyarakat bisa menyampaikan kepada camat, bupati, ataupun langsung ke Dinas Ketahanan Pangan agar kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat kembali dilaksanakan,” katanya.

Di akhir kegiatan, Parosil turut menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat yang hadir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Kehadiran bapak-ibu semua menjadi bukti komitmen bersama untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan selama Ramadan,” ujarnya.

Antrean Panjang Warnai Gerakan Pangan Murah di Kebun Tebu

Gerakan Pangan Murah merupakan program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dilaksanakan atas arahan Badan Pangan Nasional sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan. (*)
×
Berita Terbaru Update