Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Salahgunakan Kepercayaan Pemilik Kos, Pengelola Disorot atas Aktivitas Pribadi di Lingkungan Properti

Jumat, 12 Juni 2026 | 20.54 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-12T14:33:06Z

Pangkalpinang, Bernus.co – Kepercayaan yang diberikan pemilik rumah sekaligus tempat kos kepada seseorang untuk menjaga rumah induk dan mengelola lingkungan kos yang berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, diduga telah disalahgunakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, orang yang diberi amanah tersebut diduga membawa dan menginapkan seorang laki-laki di rumah yang menjadi bagian dari area kos. Ironisnya, perempuan tersebut disebut telah mengakui bahwa laki-laki yang sering menginap itu bukan lagi suaminya.

Padahal, menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, pemilik rumah dan kos sebelumnya telah memberikan peringatan tegas agar tidak membawa ataupun menginapkan laki-laki di lingkungan yang menjadi tanggung jawab pengelola.

Tidak hanya itu, pengelola kos tersebut juga diduga meminta para penghuni kos untuk tidak membicarakan persoalan tersebut kepada pemilik rumah yang akrab disapa Yu Idut. Dugaan itu memunculkan pertanyaan mengenai transparansi dan kepatuhan terhadap amanah yang telah diberikan oleh pemilik properti.

Dari pengakuan yang disampaikan kepada sejumlah pihak, laki-laki yang disebut sering berada di lokasi tersebut juga dikabarkan tidak dapat membawanya kembali ke rumah asal karena keluarga dan anak-anak laki-laki itu telah mengetahui bahwa hubungan keduanya telah berakhir.

Polemik ini semakin menjadi perhatian setelah muncul keterangan bahwa pengelola kos berupaya mengalihkan pembahasan ketika dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Ia disebut lebih menyoroti persoalan talangan pembayaran biaya kos, meskipun menurut sejumlah pihak, uang yang dikeluarkan telah diganti bahkan melebihi nominal tarif kos sebesar sekitar Rp100 ribu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi maupun tanggapan resmi atas berbagai informasi yang beredar. Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh penjelasan yang berimbang, namun belum mendapatkan jawaban.

Sementara itu, pemilik rumah dan tempat kos di Jalan Jenderal Sudirman tersebut disebut belum mengetahui secara langsung aktivitas yang diduga terjadi di lingkungan properti miliknya. Sejumlah pihak berharap adanya klarifikasi terbuka dari semua pihak terkait guna menghindari kesimpangsiuran informasi serta menjaga kondusivitas lingkungan tempat tinggal dan kos.

Karena itu, masyarakat menilai pentingnya menjaga amanah, kepercayaan, serta etika dalam mengelola properti milik orang lain. Kepercayaan yang diberikan pemilik kepada pengelola seharusnya dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan yang telah disepakati bersama. (Tim)

×
Berita Terbaru Update