Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Lambar Dukung Polres dalam Program Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan Pesantren

Rabu, 06 Agustus 2025 | 16.00 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-07T18:33:40Z
Pemkab Lambar Dukung Polres dalam Program Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan Pesantren

 BERNUS.CO — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional melalui keikutsertaan dalam kegiatan penanaman jagung yang diinisiasi oleh Polres Lampung Barat. Kegiatan ini berlangsung di lahan milik Pondok Pesantren Daruth Tholibin, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/8/2025).

Hadir mewakili Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs. Ahmad Hikami, bersama sejumlah instansi seperti Kejaksaan Negeri, BPS, Bulog, dan berbagai instansi vertikal lainnya.

Pemkab Lambar Dukung Polres dalam Program Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan Pesantren

Penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 1.200 meter persegi, sebagai langkah awal menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini melibatkan personel Polres, pengurus dan santri pondok pesantren, perangkat kelurahan, serta tokoh masyarakat.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat, terutama lingkungan pesantren, untuk aktif memanfaatkan lahan secara produktif dalam mendukung ketahanan pangan lokal,” jelas Kapolres.

Pemkab Lambar Dukung Polres dalam Program Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan Pesantren

Sementara itu, Ahmad Hikami menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Polres dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam mendukung swasembada pangan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sangat mendukung kegiatan ini. Kolaborasi antara Polri, pemda, pesantren, dan masyarakat adalah wujud sinergi nyata untuk membangun ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Lampung Barat agar turut serta dalam gerakan ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan sektor pertanian, tapi tanggung jawab kita semua. Dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ada, termasuk di lingkungan pesantren, kita turut memberdayakan masyarakat dan menciptakan nilai ekonomi baru di tengah tantangan global,” tutup Ahmad Hikami.(*)

×
Berita Terbaru Update