Pangkalpinang, Bernus.co — Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bareta memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-4 pada Sabtu (18/4/2026) di Pangkalpinang,
Kepulauan Bangka Belitung. Peringatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi sekaligus bentuk rasa syukur atas kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat selama empat tahun terakhir.
Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Danrem, Dandim, Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan Ormas Bareta yang dinilai mampu menjadi perekat di tengah keberagaman masyarakat. Sambutan gubernur dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam sambutan itu, gubernur menyatakan bahwa Ormas Bareta memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam latar belakang adat, budaya, suku, dan agama.
"Keberadaan Ormas Bareta menjadi bukti bahwa keberagaman dapat dipersatukan dalam semangat kebersamaan dan saling menghormati. Kami berharap Ormas Bareta terus memelihara persatuan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan kemaslahatan masyarakat," demikian isi sambutan gubernur.
Ketua panitia pelaksana juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Ormas Bareta selama empat tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi motivasi bagi organisasi untuk terus memberikan kontribusi positif.
"Selama empat tahun perjalanan, kami telah melewati berbagai tantangan dan dinamika. Dukungan semua pihak menjadi semangat bagi kami untuk terus berbuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Peringatan HUT ke-4 Ormas Bareta ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Ormas Bareta untuk semakin berkembang, bermanfaat, serta terus menginspirasi masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. (Dev)