.jpg)
BERNUS.CO – Liburan di Pantai Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, berubah menjadi tragedi setelah dua wisatawan asal Kabupaten Tulang Bawang terseret ombak saat mandi di laut, Selasa pagi (26/5/2026). Dalam peristiwa tersebut, satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di kawasan wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban tengah berlibur bersama rombongan sebelum akhirnya masuk ke laut dan tersapu arus yang cukup kuat.
Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Herdy Wilismar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, satu korban berhasil diselamatkan berkat bantuan seorang warga negara asing yang saat itu sedang berselancar di sekitar lokasi kejadian.
“Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia,” ujar Herdy Wilismar.
Korban selamat diketahui bernama Muhammad Yusuf (32), warga Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami kondisi lemas akibat sempat tenggelam.
Sementara itu, korban meninggal dunia bernama Gilang Permana Putra (24), yang juga berasal dari wilayah Rawajitu, Tulang Bawang. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan.
Suasana haru menyelimuti lokasi saat proses pencarian berlangsung. Warga, nelayan, dan petugas gabungan bersama-sama menyisir kawasan pantai untuk mencari korban yang sempat hilang. Setelah sekitar 30 menit pencarian, tubuh korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari bibir pantai sebelum dievakuasi ke daratan.
Pantai Labuhan Jukung dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pesisir Barat yang ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat musim liburan. Namun, ombak besar dan arus laut di kawasan tersebut juga dikenal cukup berbahaya apabila pengunjung tidak berhati-hati.
BPBD Kabupaten Pesisir Barat mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di laut. Pengunjung juga diminta tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai demi menghindari kejadian serupa.