Notification

×

Iklan

Iklan

Persoalan Pinjaman Koperasi Jadi Perbincangan, Penyewa Rumah Merasa Dipermalukan dan Urusan Pribadinya Dicampuri

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16.23 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-21T09:23:59Z
Pangkalpinang, Bernus.co – Seorang penyewa rumah di kawasan Pancur, Pangkalpinang, merasa dirugikan dan dipermalukan setelah persoalan pinjaman koperasi yang menjadi tanggung jawab pribadinya diduga menjadi bahan pembicaraan tuan rumah dengan tetangga sekitar.

Narasumber mengungkapkan, pinjaman koperasi tersebut merupakan urusan pribadi yang tidak berkaitan dengan pemilik rumah tempat dirinya menyewa. Ia menyayangkan sikap tuan rumah yang diduga membicarakan persoalan tersebut kepada tetangga sebelah rumah.

“Pinjaman koperasi itu bukan tuan rumah yang membayar, bukan pula menggunakan uang beliau. Namun, justru beliau yang sibuk membicarakan hal tersebut kepada tetangga sebelah rumah, seolah-olah biaya kehidupan dan keseharian saya menjadi tanggung jawab beliau dan merepotkannya,” ungkap narasumber.

Ia menegaskan bahwa segala urusan terkait pinjaman koperasi merupakan tanggung jawabnya sendiri. Menurutnya, persoalan tersebut tidak sepatutnya dijadikan bahan pembicaraan di lingkungan tempat tinggal, terlebih jika berpotensi mempermalukan dirinya di hadapan orang lain.

Pihak Lain Diduga Ikut Campur Urusan Pribadi

Selain mempersoalkan sikap tuan rumah, narasumber juga menyayangkan keterlibatan seorang warga yang berjaga di tempat pengisian ulang air minum dan disebut berasal dari Buton.

Menurut narasumber, orang tersebut bukan pemilik rumah dan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan urusan sewa-menyewa maupun persoalan pribadi yang sedang dihadapinya.

“Saya tidak mengerti mengapa beliau ikut berurusan dalam hal yang sama sekali bukan urusannya. Itu bukan rumah dia, bukan pula uangnya. Jadi, apa hak beliau untuk ikut mencampuri urusan saya?” ujar narasumber.

Narasumber berharap setiap pihak dapat menghormati batasan privasi dan tidak mencampuri persoalan pribadi orang lain tanpa alasan yang jelas.

Narasumber Mengaku Memiliki Rekaman Video

Terkait kejadian tersebut, narasumber menyebutkan bahwa dirinya memiliki rekaman video yang diklaim berkaitan dengan peristiwa yang dipersoalkan.

Ia menyatakan siap menyerahkan rekaman tersebut kepada awak media melalui kontak yang tersedia atau kepada pihak berwenang apabila diperlukan sebagai bahan pendukung dalam proses pengaduan.

Meski demikian, isi dan konteks rekaman tersebut masih perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan keterangan yang disampaikan.

Berencana Melaporkan ke Pihak Kepolisian

Narasumber menegaskan bahwa dirinya berencana melaporkan persoalan tersebut secara resmi kepada pihak kepolisian dan instansi terkait di Pangkalpinang. Langkah itu ditempuh untuk memperoleh kejelasan serta mencari penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia berharap persoalan yang dialaminya dapat ditangani secara objektif dan setiap pihak yang terlibat dapat memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.

Narasumber juga berharap agar persoalan pribadi, termasuk urusan pinjaman dan kehidupan sehari-hari, tidak dijadikan bahan pembicaraan yang berpotensi merugikan atau mempermalukan seseorang di lingkungan tempat tinggalnya.

Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak tuan rumah dan warga yang disebut dalam pemberitaan tersebut belum dicantumkan. Konfirmasi kepada pihak-pihak terkait diperlukan agar pemberitaan tetap berimbang dan memberikan ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan penjelasan. (Dev/Red)
×
Berita Terbaru Update