Notification

×

Iklan

Iklan

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Lambar Instruksikan BPBD Koordinasi dengan PLN

Rabu, 22 April 2026 | 15.49 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-22T08:49:55Z
Parosil Mabsus Kunjungi Korban Kebakaran Balik Bukit



BERNUS.CO – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bergerak cepat menyikapi musibah kebakaran yang melanda tiga rumah warga di Pemangku Taman Jaya, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit. Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, turun langsung meninjau lokasi kejadian, Rabu (22/4/2026), sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban terdampak.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin malam (20/4/2026) tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Tiga rumah milik warga bernama Edi, Dedi, dan Bambang hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam kunjungannya, Parosil Mabsus memberikan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta uang tunai. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberi ketabahan,” ujarnya.

Parosil juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus kebakaran di Lampung Barat bersumber dari masalah instalasi listrik.
“Dari beberapa kejadian, hampir 80 persen kebakaran bersumber dari korsleting listrik. Ini bisa karena kelalaian masyarakat, bisa juga karena kondisi jaringan listrik yang sudah tua,” jelasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat, dan peratin agar aktif berkoordinasi dengan pihak PLN dalam melakukan pengecekan instalasi listrik di rumah warga.

Selain itu, Parosil mengingatkan petugas pemadam kebakaran agar tetap siaga dalam menjalankan tugas.
“Saya berharap petugas Damkar tetap siaga dan menjalankan tugas dengan maksimal dalam setiap kejadian,” katanya.

Bupati dua periode tersebut juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah tangga, khususnya yang disebabkan oleh listrik dan kompor.
“Musibah kebakaran paling sering karena dua hal, korsleting listrik dan kompor yang lupa dimatikan. Saya minta warga membiasakan diri untuk mengecek sebelum keluar rumah atau sebelum tidur. Cabut colokan yang tidak perlu dan pastikan kompor sudah dalam kondisi aman,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan kebakaran sangat bergantung pada kesadaran masyarakat, meskipun pemerintah terus mendorong koordinasi lintas sektor.
“BPBD, camat, dan peratin sudah saya minta berkoordinasi dengan PLN untuk pengecekan instalasi listrik. Tapi yang paling penting adalah kebiasaan kita di rumah,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update